Minggu, 11 Maret 2012

Aku akan menjadi Allahmu



AKU akan menjadi Allahmu
 

Ibrani 8:10
"Maka inilah perjanjian yang Kuadakan dengan kaum Israel sesudah waktu itu," demikianlah firman Tuhan. "Aku akan menaruh hukum-Ku dalam akal budi mereka dan menuliskannya dalam hati mereka, maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku.


Ketika Tuhan mengatakan “Aku akan menjadi Allahmu”, ini adalah deklarasi Ia akan mengadakan mujizat di hidupmu. Jadi jika ada mujizat yang kamu butuhkan, mujizat itu akan kamu dapatkan.


Jika ada lautan besar yang menghadang jalan pada berkatmu dan Tuhan mengatakan “Aku akan menjadi Allahmu”, hal itu berarti Ia akan membuka laut itu untukmu sehingga kamu dapat menerima berkatmu.


Jika kamu miskin dan Tuhan berkata “Aku akan menjadi Allahmu”, itu berarti kamu akan disediakannya. Jika kamu lihat Tuhan telah memberi makan kepada tiga juta orang Israel setiap harinya di dalam perjalanan di padang gurun selama 40 tahun, kamu dapat yakin bahwa Tuhan pasti menyediakan apa yang kamu perlu.


Jika kamu sakit dan Tuhan berkata “Aku akan menjadi Allahmu”, itu artinya Ia pasti menjadi Allah penyembuhmu (Keluaran 15:26), dan kamu akan menjadi sehat.


Jika kamu mengalami hutang yang besar dan Tuhan berkata “Aku akan menjadi Allahmu”, itu artinya Ia akan membawakan kepadamu pengahapusan hutang supranatural.


Tetapi tidak hanya Tuhan berkata “Aku akan menjadi Allah mereka”, Ia juga mengatakan “Mereka akan menjadi umatKu”. Menjadi umat Allah artinya menjadi yang dilindungi. Bukan kepada seluruh umat manusia, tetapi hanya kepada mereka yang telah ditebus oleh darah Tuhan Yesus. Di tengah ketidak pastian dunia ini, Tuhan mengatakan kepadamu “Kamu akan menjadi umatku”. Hal ini berarti kamu akan dilindungi dari semua penyakit sampar, tulah, serangan, dan kehancuran.


Bahkan ketika kamu mendengar orang-orang berkata bahwa krisis ekonomoi akan datang, Tuhan berkata padamu “Kamu akan menjadi umatKu”. Hal ini bearti kamu tidak perlu kuatir dan cemas. Krisis tidak akan menimpa kamu. Tidak berdasarkan situasi di dunia ini, kamu dilindungi dan kamu akan berjalan di dalam berkat-berkatNya Tuhan. Kekuatan Tuhan datang di dalam setiap tantangan yang kamu hadapi ketika ia berkata kepadamu “Aku akan menjadi Allahmu dan kamu akan menjadi umatKu”. Kamu akan mengalami kehidupan supranatural. Bagianmu ialah untuk percaya pada apa yang Ia katakan dan bertindaklah seperti itu.

Kamis, 08 Maret 2012

Live The ‘Much More’ Life


Live The ‘Much More’ Life

Roma 5:17
“Sebab, jika oleh dosa satu orang, maut telah berkuasa oleh satu orang itu, maka lebih benar lagi mereka, yang telah menerima kelimpahan kasih karunia dan anugerah kebenaran, akan hidup dan berkuasa oleh karena satu orang itu, yaitu Yesus Kristus. ”

Romans 5:17
17 For if by the one man’s offense death reigned through the one, much more those who receive abundance of grace and of the gift of righteousness will reign in life through the One, Jesus Christ

Ketika Tuhan menciptakan manusia, Dia tidak bermaksud manusia bertambah tua, menjadi lemah dan tidak berkuasa, menderita penyakit dan meninggal – baik kematian fisik kemudian kematian kedua.

Tuhan tidak pernah bermaksud manusia mengalami hal itu dan tidak pernah bermaksud kematian berkuasa. Sebelum kematian kedua ialah kematian fisik. Sebelum kematian fisik, ada penyakit dan kesakitan. Memang tidak semua penyakit dan kesakitan itu mendatangkan kematian, tetapi mereka adalah manifestasi dari kematian. Satu hal lagi sebelum kesakitan dan penyakit ialah kelelahan, kelemahan, kehilangan berkuasa, mereka adalah tanda dan gejala kematian. Semua adalah bentuk kematian, tidakkah kamu lihat bahwa kematian berkuasa.

Apakah km masih menyangkal fakta bahwa kematian dapat menimpa siapa saja, kapan saja, dan di mana saja ia mau? Apakah kamu mau membiarkan kematian berkuasa atas hidupmu dan tinggal di orang-orang yang kamu kasihi? Atau kamu mau membiarkan Firman Tuhan memberi tahu kamu kebenaran mengenai kematian?

Sebab, jika oleh dosa satu orang, maut telah berkuasa oleh satu orang itu, maka lebih benar lagi..”
For if by the one man’s offense death reigned through the one, much more

Terima kasih Tuhan untuk “maka lebih (much more)”! Siapakah Yesus, Ia adalah adam kedua yang jauh lebih besar dibandingkan Adam pertama. “Kita yang menerima kelimpahan kasih karunia dan hadiah kebenaran Tuhan”, membuat kita lebih berkuasa di dalam hidup melalui Yesus Kristus. Sungguh luar biasa, kita yang karena Tuhan Yesus telah memiliki hidup, hidup yang berkuasa, berkuasa di atas kematian. Semua itu bagi kita yang sudah menerima kelimpahan kasih karunia dan kebenaran Tuhan. Kita telah memiliki hidup yang lebih lagi.

Tuhan melihat kematian ialah musuh. Ia datang untuk menghancurkan kematian dan memberikan kita hidup kekal. Dan terlebih lagi kita berjalan di dalam kasih karunia Tuhan dan kebenaranNya, maka kita akan lebih lagi berkuasa di dalam hidup. Semakin kita percaya pada kasih karuniaNya atau kemurahan hatiNya yang sebenarnya tidak pantas kita dapatkan, dan semakin kita tahu bahwa kita dijadikan benar oleh darahNya dan bukan karena perbuatan baik kita, semakin kita akan berkuasa di atas segala bentuk kematian.

Amin.

Selasa, 06 Maret 2012

Penangkal Rasa Takut

1 Yohanes 4:18
Di dalam kasih tidak ada ketakutan: kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan; sebab ketakutan mengandung hukuman dan barangsiapa takut, ia tidak sempurna di dalam kasih. “

Para ahli mengatakan kepada kita, bayi itu memiliki 2 ketakutan yang alami: takut jatuh dan takut suara keras. Study selanjutnya dilakukan kepada 500 orang dewasa dari berbagai latar belakang, umur, dan gaya hidup. Dan hasilnya mengatakan bahwa ada 7.000 jenis ketakutan yang berbeda. Ini berarti manusia harus mempelajari 6.998 ketakutan semenjak mereka lahir. Bukankah ini terlalu banyak?

Sesungguhnya, tubuh kita dirancang untuk beriman. Ketakutan adalah hal yang asing bagi manusia sampai Adam jatuh kedalam dosa melawan Tuhan. Untuk pertama kalinya, Adam mengenal ketakutan, dan dia bersembunyi dari Tuhan dan berkata “Aku mendengear suaraMu... aku menjadi takut... aku bersembunyi” (Kejadian 3:10)

Semenjak itulah manusia hidup di dalam ketakutan – takut masa depan, takut apa yang lain katakan, takut sakit, takut ketinggian,dsb. Sebenarnya setiap ketakutan itu lahir karena kita merasa jauh dari Tuhan. Jika kamu berpikir Tuhan marah padamu, tidak suka padamu, Dia mau menghukummu, bagaimana kamu dapat memiliki iman bahwa segalanya akan baik-baik saja? Bagaimana kamu memiliki iman untuk mujizat?

Tetapi ada kabar baik bagimu. Ada penangkal rasa takut. Rasul Yohanes mengatakan “kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan”. Ketika kamu tahu Tuhan sangat-sangat mengasihimu, Ia memberikan AnakNya yang tunggal untuk mengambil semua kekalahanmu sehingga kamu dapat mengambil semua berkat-berkatNya, ketakutanmu akan hilang.


Tuhan sangat mengasihimu saat di kayu salib, Tuhan Yesus ditolak sehingga kamu dapat menjadi yang dikasihi Tuhan. Bukanlah paku yang menahan Yesus di kayu salib, tetapi kasihNya padamu. Dan jika Tuhan menyerahkan Yesus bagi kita, kenapa kamu berpikir Ia akan menahan kesembuhan, keuangan, pernikahan yang diberkati daripadamu? (Roma 8:32)


Hari ini, ketika kamu mendengar suaraNya, kamu akan mendengarNya berkata “Kamu anakKu yang kukasihi,kepadamu aku berkenan ”. Dan kamu tidak perlu bersembunyi dariNya, tetapi berlarilah padaNya tanpa takut. Ia ada untuk melindungi, memberikan kemakmuran, dan menjadi penyediamu, so jangan takut.